
JAKARTA – Nama Enni Moeliati Soetanto kini menjadi simbol integritas dan profesionalisme perempuan Indonesia di kancah infrastruktur internasional. Sebagai salah satu tokoh senior dalam dunia jasa konstruksi, Enni dipercaya mengemban amanah sebagai Board of Directors (BOD) FIDIC (Federation Internationale des Ingenieurs-Conseils) periode 2025-2029. Posisi strategis ini menempatkannya di garis depan dalam membangun jembatan kolaborasi antara negara maju yang unggul teknologi dengan negara berkembang yang memiliki kebutuhan pembangunan tinggi.
Visi Kolaborasi dan Modernisasi Kontrak
Dalam kiprahnya, Enni secara konsisten mendorong penerapan standar kontrak FIDIC di Indonesia. Ia memandang model kontrak ini sebagai instrumen yang fair and balance, mampu menempatkan hak dan kewajiban antara pengguna jasa dan penyedia jasa secara setara. Visi besarnya adalah memastikan setiap proyek konstruksi di tanah air tidak hanya selesai secara teknis, tetapi juga tertib secara administratif dan legal guna meminimalkan risiko sengketa hukum di masa depan.
“Tujuan utama dari proyek konstruksi yang sukses tidak hanya selesai secara teknis, tetapi juga secara administratif tanpa menyisakan klaim yang tidak terselesaikan,” tegasnya dalam sebuah forum hukum konstruksi.
Rekam Jejak Pendidikan dan Karier Cemerlang
Keandalan Enni didorong oleh latar belakang pendidikan yang sangat komprehensif, menggabungkan aspek teknik, manajemen, hingga hukum:
- Teknik Sipil: Sarjana Teknik dan Insinyur Profesional dari Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.
- Manajemen: Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
- Hukum: Master of Construction Law (LL.M.) dari De Montfort University, Leicester, Inggris.
Kariernya membentang panjang selama lebih dari empat dekade. Ia memulai perjalanannya di PT Virama Karya (1981-2007) dengan terlibat langsung dalam proyek monumental seperti Jembatan Suramadu. Pengabdiannya berlanjut di PT Mott MacDonald Indonesia sejak 2007, di mana ia pernah menjabat sebagai Managing Director selama 13 tahun dan turut mengawal desain MRT Jakarta fase pertama.
Dedikasi untuk Generasi Masa Depan
Meski menduduki jabatan tinggi, Enni tetap mendedikasikan waktunya untuk edukasi. Ia berperan aktif sebagai Advisor dan Koordinator Magister Hukum Konstruksi di Universitas Pekalongan, memastikan para praktisi muda memahami pentingnya kontrak sebelum terjun ke lapangan. Baginya, keberhasilan di industri konstruksi bukan hanya soal keahlian teknis, melainkan perpaduan antara sikap (attitude), niat baik, dan integritas yang tak tergoyahkan. Melalui semangat sukarela (voluntary) di berbagai organisasi internasional, Enni Moeliati Soetanto terus membuktikan bahwa putra-putri Indonesia mampu berdiri sejajar dan memimpin transformasi industri konstruksi di tingkat dunia.(hakabe)








